Mencari tabel di SAP …

Mencari tahu di mana data disimpan di SAP merupakan suatu tugas yang sangat menantang. Di beberapa kasus, kita bisa menemukannya hanya dengan beberapa menit. Tapi di kasus lain bisa memakan waktu sampai satu hari untuk menemukannya (atau bahkan lebih?).

Saya akan memberikan beberapa tips untuk menemukan tabel SAP secara bertahap.

  1. Taruh kursor di field screen. Tekan F1. Akan tampil deskripsi dari field tersebut. Tekan tombol “Technical Information”, dan anda akan menemukan field name dan tabel/ struktur/ view. Apabila anda menemukan suatu field tabel/ view, coba cek data tersebut di tabel/ view tersebut. Anda akan menemukannya di sana. Tapi apabila anda menemukan field struktur, terpaksa anda harus membaca langkah selanjutnya.
    Contoh dari field tabel: tcode VA03 (display sales order), screen field order (VBAK-VBELN)
    Contoh dari field struktur: tcode IE03 (display equipment), screen field equipment (RM63E-EQUNR).
  2. Periksa Search help (daftar yang ada untuk mempermudah memasukkan nilai dengan menekan F4 di field screen).
    Kadang-kadang field yang mempunyai search help dapat ditemukan dengan menampilkan field di search help-nya. Misalnya tcode XD03 (display customer) field Customer (RF02D-KUNNR). Ini adalah suatu field struktur. Untuk mencari tabelnya, taruh kursor di field screen. Lalu tekan F4 (display search help). Buka search help sampai tampil daftar nilainya. Di dalam daftar ini, letakkan kursor di field customer, tekan F1 untuk menampilkan technical info. Anda akan mendapatkan field table/ view-nya.
  3. SQL Trace
    Jalankan transaksi anda. Sebelum anda menulis sesuatu di screen tersebut, buka transaksi ST05 (SQL trace) di sesi lain. Jalankan SQL trace dengan menekan tombol “Trace on”. SQL trace adalah suatu tools untuk merekam pengambilan data. Pastikan anda tidak sedang menjalankan program lain disamping transaksi yang anda akan teliti. Setelah memulai SQL trace, kembali ke transaksi anda. Jalankan sampai anda menampilkan field tersebut di screen. Lalu, kembali ke sesi SQL trace, akhiri proses tracing dengan menekan “Trace off”. Lalu tekan tombol “List trace”. Di sini anda akan mendapatkan seluruh tabel yang diperlukan ketika SQL trace aktif. Teliti seluruh tabel yang tampil. Biasanya nama field di struktur dan di tabel adalah sama.
  4. Teliti berdasarkan modul SAP.
    Jalankan Se16. Tekan F4, dan tekan “SAP Application”. Di sini anda akan mendapatkan hirarki tabel yang ada di modul SAP.
  5. Cari di dalam kode ABAP.
    Sayangnya, anda telah melangkah hingga langkah ke empat tapi anda belum menemukan sumber tabelnya juga. Inilah waktunya untuk melanjutkan ke langkah selanjutnya. Tekan F1, tekan “Technical Information” untuk mendapatkan nama program dan nama field. Lalu jalankan SE38. Bukan program tersebut, dan cari nama fieldnya. Naluri pemrograman sangat membantu anda menemukannya di sini.
  6. Men-debug program ABAP.
    Mendebug program ABAP adalah tugas yang cukup berat. “Watchpoints” bisa sangat membantu anda men-debug. Persiapkanlah mental anda karena bisa jadi anda memerlukan waktu satu harian untuk menyelesaikan langkah ini. Jangan lupa untuk meng-capture dan membuat dokumentasi selama debug ketika anda menemukan sesuatu yang penting. Anda bisa meng-capture dengan “print screen”, dan paste ke Ms. Excell. Berikan catatan seperlunya.
    Ada beberapa tips lain yang mungkin membantu:
    1. Tabel yang berdekatan biasanya mempunyai nama awalan yang sama.
    Misalnya di Sales Order, prefix (V / VB ) : VBAK, VBAP, VBPA…
    Di Material Management ( M ) : MKPF, MSEG, MARD, MARC,..
    2. Hampir semua tabel SAP mempunyai view.
    Untuk mencari tabel yang berkaitan, jalankan SE11. Tekan tombol where-used list, dan tekan views.
    3. Gunakan perangkat lain untuk mencari field tabel.
    Jalankan SE15 (Object Navigator). Pilih ABAP Dictionary -> Field -> Table Fields.

Semoga bermanfaat.

http://yasirhn.wordpress.com/2008/02/13/menemukan-tabel-di-sap/